Nusantara

255.904 Hektare Lahan Terbakar di Sumsel

 

Oleh: Rio AP

Wartamelayu.com, Palembang — Luas area terbakar di Sumatera Selatan akibat bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hingga kini telah mencapai 255.904 hektare. Ini di sampaikan Kepala Bidang Penanganan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Selatan, Ansori di Palembang, Senin (4/11).

Dia mengatakan, luas lahan ratusan ribu hektare terbakar itu berdasarkan data luas kebakaran hutan dan lahan sampai dengan 20 Oktober 2019 yang dilihat dari Citra Satelit Sentinel, Landsat 8 OLI TIRS dan MODIS.

“Luasan lahan terbakar itu sejak awal 2019 sampai per 20 Oktober 2019. Dan data terakhir luas kebakaran hutan dan lahan itu yang berhasil dikalkulasikan oleh tim gabungan pemadaman darat,” ujar Ansori.

Pihaknya merinci, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) 46.717 hektare, Kabupaten Banyuasin 41.345 hektare, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) 8.143 hektare, Kabupaten Ogan Ilir (OI) 9.667 hektare, Kabupaten Muara Enim 7.051 hektare, Kabupaten Musi Rawas (Mura) 2.668 hektare, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) 3.070 hektare, Kota Palembang 358 hektare, dan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur 650 hektare.

“Lahan paling luas terbakar di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) seluas 135.622 hektare, dan paling sedikit ada di Kabupaten Lahat hanya 50 hektare,” kata Ansori.

Ditanya soal status tanggap darurat karhutla di Sumatera Selatan, Ansori menyebut, bahwa pemerintah provinsi setempat tidak akan memperpanjang masa tanggap darurat itu karena wilayahnya sudah mulai masuk musim penghujan.

“Jadi tanggap darurat tetap sampai 10 November ini. Ke depan, kalau masa tanggap darurat karhutla telah berakhir maka satgas yang ada di lapangan itu akan ditarik semua,” tuturnya. (RAP)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close