News

Anita, Sakim, dan Rosidi Diperiksa Kasus Korupsi Dana Hibah

 

Oleh: Rio AP

Wartamelayu.com, Palembang — Mantan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan diperiksa penyidik Kejaksaan Agung RI terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi pencairan dana hibah pada tahun anggaran 2013.

Sejumlah anggota DPRD Provinsi Sumsel periode 2009-2014 itu kembali dimintai keterangan oleh penyidik Kejagung di kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Sumsel, Selasa (22/10). Mereka yang dimintai keterangan terkait penyaluran dana hibah senilai Rp2,1 triliun pada 2013 silam itu RA Anita Noeringhati, Sakim, dan Rosidi.

Pascamenjalani pemeriksaan, RA Anita membenarkan bahwa kedatangannya ke kantor Kejati Provinsi Sumsel lantaran kembali diminta penyidik untuk memberikan keterangan. “Ya, diminta keterangan soal itulah (dana hibah 2013). Keterangan saya tetap sama seperti pemeriksaan pada 20 Oktober 2016,” ucap Anita di Palembang.

Anita yang rencananya akan dilantik sebagai Ketua DPRD Provinsi Sumsel periode 2019-2024 pada Rabu (23/10) itu, mengaku bahwa saat dana itu bergulir, dia bertugas di Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Sumsel dan kapasitasnya sebagai anggota dewan mendapatkan dana aspirasi.

“Ada sekitar 20 pertanyaan. Alhamdulillah, tadi saya bisa membuktikan semua, kebetulan data saya lengkap,” kata dia.

Senada disampaikan Rosidi, mantan anggota DPRD Provinsi Sumsel periode 2009-2014. “Hanya tambahan pemeriksaan soal dana hibah 2013,” singkat Rosidi.

Sementara itu, Sakim yang terlihat tergesa-gesa keluar Kantor Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumsel pun tidak menampik bahwa ikut dimintai keterangan soal dana hibah tersebut. “Ya, masih soal yang lama (dana hibah 2013),” kata Sakim. (RAP)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close