NewsNusantara

Bantuan 1.512 Personel Karhutla Segera Tiba di Sumsel

 

Oleh: Alwi Alim

Wartamelayu.com, Palembang – Sebanyak 1.512 personel dikabarkan segera tiba di Sumatera Selatan (Sumsel) untuk mendapatkan pelatihan dan pembekalan untuk pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Provinsi Sumsel.

Danrem 044 Gapo, Kolonel Arh Sonny Septiono, mengatakan dalam penanggulangan Karhutla, seluruh unsur Satuan Petugas (Satgas) akan all out dengan fokus pada pencegahan dan penindakan.

“TNI akan terdepan terhadap segala usaha yang bisa menimbulkan titik api, baik itu oleh oknum masyarakat maupun oknum dunia usaha, dan mereka akan ditindak secara tegas,” katanya saat ditemui, Jumat (28/6).

Baca Juga

UMKM Bakal Ambil Bagian Dalam MXGP 2019

Baru Menjabat, Kapolda Sumsel Fokus Tangani Karhutla

Dalam pelaksanaan dilapangan, Satgas akan melaksanakan sosialisasi tentang bahaya kebakaran kepada masyarakat, melaksanakan patroli, menggalang masyarakat untuk pencegahan dan pemadaman, melakukan deteksi dini, identifikasi dokumen dan penindakan kepada oknum serta melaporkan kejadian yang terkait dengan Karhutla.

“Tolok ukur keberhasilan tugas operasi adalah tidak terjadinya Karhutla dan asap,” kata Danrem.

Nantinya, lanjut dia, personel Satgas gabungan dari pusat sebanyak 1.512 personel diperkirakan akan tiba pada Juli mendatang. Satgas gabungan ini akan melaksanakan tugas operasi selama 120 hari di wilayah Sumsel, dan pada H-4 sudah tiba di Palembang dan akan ditampung di Wisma Atlit Jakabaring.

“Mereka sementara akan ditampung di Wisma Atlit Jakabaring untuk menerima pembekalan terlebih dahulu dan selanjutnya akan kita sebar ke titik-titik rawan Karhutbunla di seluruh wilayah Sumsel,” ucap Danrem.

Adapun 1.512 personel gabungan tersebut terdiri dari anggota TNI 1.000 personel, Brimob 205 personel, BPBD 102 orang dan masyarakat 205 orang. “Nantinya, mereka akan menerima pembekalan tentang pencegahan Karhutla,” tuturnya. (RAP)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close