Ekonomi

Bulog Sumsel-Babel Jamin Beras di Gudang Dalam Kondisi Baik

 

Oleh: Rio AP

Wartamelayu.com, Palembang — Sebanyak 20.000 ton cadangan beras pemerintah (CBP) yang dikelola Perum Bulog terpaksa dimusnahkan, karena beras itu mengalami penurunan mutu atau disposal stock. Menanggapi hal itu, Bulog Divisi Regional (Divre) Sumatera Selatan-Bangka Belitung menjamin beras di gudang dalam kondisi baik.

Kepala Bulog Divre Sumatera Selatan-Bangka Belitung, Ali Ahmad Najih Amsari, mengatakan bahwa beras yang ada di gudang Bulog saat ini nihil dari beras turun mutu. “Gak ada itu (beras yang turun mutu) di gudang Bulog kita. Semua beras masih memiliki kualitas yang sangat baik,” ujar Ali di Palembang, Jumat (6/12).

“Ya, agar beras tidak turun mutu, kita mempercepat penyaluran beras,” ujar dia lagi.

Dia menjelaskan, pihaknya mempercepat penyaluran pengadaan beras sehingga bisa langsung disalurkan ke pasar. Dengan begitu, kata dia, itu menghindari beras di gudang bulog agar tidak turun mutu.

“Cara kita menghindar agar beras tidak turun mutu itu mempercepat penyalurannya dan jangan lama-lama disimpan di dalam gudang sehingga tidak rusak atau busuk,” ungkap dia.

Pihaknya kini menyalurkan beras dari gudang bulog itu setiap satu bulan sekali dengan rincian penyaluran beras mencapai lima ribu ton. “Kita lakukan penyaluran setiap bulan dengan rincian 5.000 ton. Biasanya beras turun mutu itu dikarenakan penyalurannya itu yang lama sekitar di atas ebam bulan,” tambah dia.

Ia pun memastikan, jika beras yang disalurkan oleh Bulog Sumatera Selatan-Bangka Belitung itu memiliki kualitas yang sangat baik. Bukan itu saja, lanjutnya, pihaknya tidak akan menyalurkan beras turun mutu ke pasar.

“Kami menyalurkan beras dengan kualitas yang baik dengan dilakukan pemeriksaan rutin bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di lapangan, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir,” tutupnya. (RAP)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close