Nasional

Darurat Asap Karhutla, Sekolah Diimbau Berlakukan Belajar Sistem Daring

Oleh: Anisa Tri K

Wartamelayu.com, Jakarta – Dampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda Riau beberapa pekan terakhir, dikhawatirkan bakal mengganggu kesehatan para murid. Maka dari itu, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) merekomendasikan pihak sekolah untuk menyiapkan strategi pembelajaran berbasis daring, atau menggunakan aplikasi agar seluruh peserta didik di wilayah bencana asap tetap dapat mengikuti pembelajaran tanpa harus keluar rumah.

Komisioner Bidang Pendidikan KPAI, Retno Listyarti menyatakan, proses belajar mengajar tetap bisa dilakukan, tanpa harus tatap muka di kelas. “Yang sederhana, para wali kelas dan siswa dapat membentuk grup per kelas. Tugas-tugas dari para guru bidang studi dapat dikirimkan melalui grup WA. Bagi yang tidak paham tugas tersebut, dapat berdiskusi dengan gurunya langsung,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (20/9).

Menutu Retno, tugas-tugas tersebut dapat dikumpulkan saat masuk sekolah kembali. Tugas juga bisa dikirim melalui email guru, sehingga para guru juga bisa tetap bekerja di rumah mengkoreksi tugas para siswanya. “Dengan demikian, proses pembelajaran tidak berhenti,” imbuhnya.

KPAI, juga mendorong para orangtua untuk memfasilitasi paket internet anak-anak mereka, untuk keperluan pembelajaran online. Tidak hanya sekadar mendukung fasilitas, orangtua juga wajib mendampingi, membimbing, dan mengawasi anak-anak mereka selama anak belajar di rumah. Selain itu, para orangtua diminta memperhatikan asupan makanan sehat dan bergizi pada anak agar anak-anak memiliki ketahanan tubuh yang lebih baik sehingga tetap sehat selama bencana asap berlangsung. (Rap/*/Dry/INI Network)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close