NasionalNews

Diduga Perusuh Aksi 22 Mei, Polisi Amankan 257 Orang

Oleh: Rudi Hasan

Wartamelayu.com, Jakarta — Sampai hari ini, polisi telah mengamankan sebanyak 257 orang yang diduga sebagai perusuh dalam rangkaian aksi unjuk rasa 22 Mei di Jakarta. Jumlah massa yang ditangkap itu bertambah 185 orang pascakerusuhan yang berlangsung sejak Rabu (22/5) malam hingga Kamis (23/5) dini hari tadi.

“Dari serangkaian kegiatan kepolisian menghalau dan menangkap, kami berhasil menangkap 185 orang,” kata Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Muhammad Iqbal, di Kantor Kementerian Bidan Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam), Jakarta, Kamis (23/5).

Iqbal memastikan mereka yang ditangkap adalah massa perusuh yang menumpang dalam aksi unjuk rasa di depan Gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Jakarta, selama dua hari sebelumnya. Mereka bukan bagian dari massa aksi damai yang sudah membubarkan diri pada Rabu malam.

Menurut Iqbal, penangkapan massa perusuh dilakukan di sejumlah titik. Di antaranya yaitu di depan Gedung Bawaslu di Jalan MH Thamrin, dan; titik lain seperti kawasan Monumen Patung Kuda, Menteng, Slipi, dan Petamburan.

Dia mengatakan, ada beberapa kelompok yang ditangkap. Selain mereka yang memang sengaja memancing kerusuhan, ada pula kelompok lain yang terafiliasi dengan ISIS. “Mereka (afiliasi ISIS) ingin menciptakan martir dan apabila ada korban, sehingga terjadi kemarahan publik pada aparat keamanan,” klaim Iqbal.

Tak hanya itu, polisi juga mendapati temuan menarik dalam investigasi terkait orang-orang yang ditangkap pada Rabu dini hari kemarin. Sebagian dari perusuh itu diketahui memiliki banyak tato di tubuhnya. Bahkan, ada empat orang yang positif menggunakan narkoba.

“Bagaimana mau unjuk rasa kalau mereka narkoba? Kami akan kembangkan, yang lain juga akan diperiksa semua,” ujar Iqbal. (RAP/AIJ/INI-Network)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close