News

Direktur Operasional PT BHL Jadi Tersangka Karhutla

 

Oleh: Rio AP

Wartamelayu.com, Palembang — Direktur Operasional PT BHL berinisial AK ditetapkan sebagai tersangka kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Ini disampaikan Kabid Humas Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan, Kombes Pol Supriadi saat dikonfirmasi melalui ponsel, Rabu (18/9).

“Ya, AK yang bertanggung jawab atas kebakaran lahan itu. Makanya penyidik menetapkannya sebagai tersangka,” ujar Supriadi.

Menurut dia, penetapan AK menjadi tersangka tersebut karena AK merupakan orang yang bertanggung jawab atas kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di areal konsesinya. Dia menilai, AK diduga melakukan kelalaian, karena tidak siap dalam penanggulangan kebakaran lahan.

“Saat ini kasus ini masih didalami dengan memeriksa sejumlah saksi,” ungkap Supriadi.

Ia menjelaskan, luasan lahan PT BHL yang terbakar yakni 2.500 hektare. Lahan tersebut berada Kecamatan Lalan, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Dia menyebut, lahan seluas itupun hanya dipadamkan oleh 6 pegawai perusahaan, sehingga pemadaman tak optimal.

“Api yang muncul awalnya dari luar konsesi perusahaan, tapi terus melompat. Karena itu, jadinya terkesan ada unsur pembiaran. Kemudian untuk tenaga dan alat yang digunakan juga tidak seimbang dengan arealnya,” tambahnya.

Pihaknya kini terus melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi lainnya terkait kasus kebakaran hutan dan lahan tersebut. Namun, kata dia, untuk tersangka AK saat ini belum dilakukan penahanan.

“Kalau untuk keterlibatan dari pihak lain, atau ada tambahan korporasi lain jadi tersangka belum diketahui sekarang,” tuturnya. (RAP)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close