Humaniora

Disdik Palembang: SD Inpres Dulu Ada, Kini Hilang

 

Oleh: Rio AP

Wartamelayu.com, Palembang — Kepala bidang pembinaan Sekolah Dasar (SD) Dinas Kota Palembang, Bahrin, mengatakan SD Instruksi Presiden (Inpres) merupakan peningkatan kualitas pendidikan dasar di rezim Orde Baru pada masa Presiden Soeharto. Dia menyebut, saat ini sekolah itu sudah tidak ada lagi.

“Kalau di Kota Palembang, sepengetahuan saya sudah tidak ada lagi itu (SD Inpres). Mungkin dulunya ada SD Inpres, tapi hingga perkembangan sudah pada berubah, jadi namanya tidak lagi SD Inpres. Mungkin seperti itu,” ujar Bahrin di Palembang, Senin (21/10).

Menurut dia, artinya dari sebanyak 248 SD Negeri dan 103 SD Swasta di wilayah Kota Palembang, pada saat itu dan bahkan sebelum dirinya menjabat di Disdik Kota Palembang ada sejumlah sekolah kecil yang disediakan untuk anak-anak masyarakat miskin, di daerah terpencil atau yang sering disebut SD Inpres tersebut di wilayahnya.

“Mungkin begitu. Tapi, sejak saya bekerja di Disdik Kota Palembang pada 2013 lalu sampai saat ini, itu (SD Inpres) sudah tidak terdengar lagi. Ya, sudah tidak ada lagi sepengetahuan saya, kalau ada lagi di Palembang saya belum mendengar,” kata dia.

Jika pun dulu ada di wilayah Kota Palembang dan kini sudah hilang dengan beralih ke SD Negeri, Bahrin menyebut untuk teknis atau sistem peralihannya pun pihaknya tidak bisa mengetahui persisnya. Mengingat, kata dia, pihaknya tidak begitu paham soal SD Inpres tersebut.

“Ya begitu. Karena yang saya tahu itu (SD Inpres) banyak pada zaman Pak Harto, saat rezim Orde Baru,” ungkap Bahrin.

Untuk diketahui, SD Inpres merupakan proyek peningkatan kualitas pendidikan dasar di rezim Orde Baru. SD Inpres terbentuk dengan keluarnya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 10 tahun 1973 tentang Program Bantuan Pembangunan Gedung SD.

Yang mana, SD Inpres ini sering disebut ‘sekolah kecil’ karena disediakan untuk anak-anak masyarakat miskin, di daerah terpencil. Kalaupun di wilayah perkotaan, SD Inpres berada di kawasan dengan penghasilan rendah, sementara di wilayah lebih maju pemerintah membuat SD negeri. (RAP)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close