Politik

Fahri Hamzah Minta PKS Segera Melunasi Utang

Oleh: Muhajir

Wartamelayu.com, Jakarta – Wakil Ketua Umum Partai Gelora Indonesia, Fahri Hamzah, meminta agar PKS segera melunasi utangnya sebanyak Rp30 milyar. Dia mengatakan, perang melawan kezaliman adalah perang ingatan melawan lupa.

Fahri menyebut memaafkan tindakan aniaya, penyiksaan, dan kezaliman boleh saja. Tapi tidak boleh membiarkan ingatan melupakan tindakan tersebut.

“Sebab lupa artinya mengundang kejahatan yang sama. Maka mengingat adalah cara kita melawan. Agar orang lain tidak menjadi korban,” kata Fahri melalui laman resminya, Jumat (15/11).

Mantan Wakil Ketua DPR itu mengaku tak masalah jika turut menjadi penagih hutang (debt collector), demi menuntaskan tugas pada sebuah kezaliman. Ia menyebut hasil tagihan itu bukan untuk pribadi Fahri, bahkan sepeserpun tak diambil.

“Tapi untuk Faqir miskin dan anak-anak terlantar, serta anak-anak bangsa yang hidupnya tersingkirkan,” ucapnya.

Pria kelahiran NTB itu mengatakan bagi yang tertagih sederhana saja, cukup memenuhi keputusan hukum dan menjalaninya secara sukarela. Memang keadilan itu mahal.

“Maka jangan pernah berbuat zalim. Ongkosnya mahal. Alangkah tidak baik kalau juru sita datang membuat garis pembatas bahwa harta saudara disita demi hukum,” ucapnya.

Dia mengatakan, memang memalukan menagih, tapi sebenarnya lebih malu menjadi tertagih. Tapi, kata dia, untuk melawan lupa dan menegakkan ingatan bahwa kezaliman itu berbahaya, maka harus tetap bicara dan waspada.

Menurut dia, orang-orang pingsan itu mudah dilupakan dan yang berkuasa terus saja berjalan dengan agenda mereka. Termasuk berkomplot untuk mengalahkan yang lemah.

“Kezaliman apabila berkuasa, sering mampu mengubah wajahnya menjadi santun dan mempesona luar biasa. Lita harus tetap melawan dan menunjukkan wajah asli mereka. Inilah yang menjadi pertarungan sepanjang massa. Perang ingatan melawan lupa. Ini esensi dari apa yang saya lakukan,” kata dia. (RAP/EP/INI Network)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close