NewsPolitik

Gedung KPU Dijaga Ketat 10 Ribu Personel

Oleh: Muhajir |

Wartamelayu.com, Jakarta – Hari ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menenetapkan presiden dan wakil presiden terpilih. Untuk menjaga kondisi tetap kondusif, sebanyak 10 ribu personel gabungan Polri-TNI disiagakan di sekitar Gedung KPU.

Selain kawasan KPU, Aparat keamanan juga menjaga ketat di beberapa objek vital. Di antaranya adalah Gedung Mahkamah Konstitusi, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan DPR.

“Di luar itu kita juga melakukan penyekatan-penyekatan baik di Bundaran HI, di Semanggi, di Taman Suropati dan di beberapa tempat lain,” kata Kombes Pol Harry Kurniawan di Gedung KPU, Jakarta Pusat, Ahad (30/6).

Khusus di KPU, Harry mengatakan, penjagaan diperketat dengan melakukan sterilisasi terhadap siapa saja yang hendak melintas atau masuk ke Gedung penyelenggara pemilu itu. “Apabila ada massa atau orang yang memang tidak berkepentingan untuk masuk ke dalam kantor KPU ini kita bisa lakukan sterilisasi di luar kantor KPU,” katanya.

Baca Juga

Harry juga mengatakan, hingga saat ini tidak ada konfirmasi terkait pergerakan massa. Sejauh pantauan Indonesiainside.id, memang tidak ada massa yang berkumpul di sekitar gedung KPU.

“Sampai saat ini tidak ada. Sebab dari Polda Metro Jaya sudah mengingatkan berkali-kali bahwa setiap perizinan untuk kegiatan hari ini kan hari minggu sehingga tidak mengeluarkan perizinan terkait kelompok massa yang akan melaksanakan aksi,” ucapnya.

Meski tidak ada pergerakan massa, kepolisian tetap melakukan antisipasi jika ada massa yang tiba-tiba berkumpul dsn melakukan unjuk rasa. “Sudah ada (antisipasi) kami sudah siapkan soal SOP terkait aksi massa baik dari kelompok satu maupun kelompok lain itu kan TNI sudah kami siapkan ya,” ucapnya. (RAP/EPJ/INI-Network)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close