Politik

Golkar Ogah Dikait-Kaiitkan Revisi UU KPK

Oleh: Muhajir

Wartamelayu.com, Jakarta – Partai Golkar menolak dikaitkan sebagai inisiator revisi UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK yang memicu reaksi negatif dari publik dan penggiat anti korupsi. Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartato, berkilah bahwa revisi UU tersebut adalah inisiatif DPR.

“Kan ini inisiatif anggota Dewan. Saya rasa tidak, tidak (Golkar menjadi inisiator revisi UU KPK),” kata Airlangga di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (10/9).

Namun, dalam informasi yang beredar, terdapat enak anggota dewan lintas partai yang menjadi pengusul revisi UU KPK. Salah satunya adalah Saiful Bahri dari Fraksi Partai Golkar.

Kendati demikian, Airlangga membenarkan jika semua fraksi di DPR setuju dengan revisi UU KPK. Dia lalu meminta agar semua pihak menunggu keberlanjutan revisi UU tersebut.

“Itu kan UU inisiatif dari Baleg. Tentu Baleg dan DPR sudah menyerahkan ke Pak Presiden. Kita tunggu saja,” kata dia.

Terkait hal ini, dibawa ke paripurna pada Kamis (5/9), ada enam anggota dewan lintas partai yang mengusulkan Revisi UU KPK. Anggota dewan itu adalah Masinton Pasaribu, Risa Mariska, Saiful Bahri, Taufiqulhadi, Ibnu Multazam, dan Achmad Baidowi. (RAP/EP/INI Network)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close