Nasional

Ibu Kota Baru Disebut Mirip Putrajaya di Malaysia

Oleh: Rudi Hasan

Wartamelayu.com, Jakarta – Perpindahan Ibu Kota tak otomatis memindahkan pemerintah daerah ke sana. Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyebut ibu kota baru nanti akan mirip seperti Putrajaya di Malaysia. Tata kelola kota dilakukan tanpa kepala daerah.

“Iya, jadi khusus,” ujar Mendagri di Jakarta, Selasa, (13/8).

Dia menyebut wilayah itu adalah daerah khusus pemerintah pusat di negeri jiran. Tata kelola kotanya akan menjadi contoh bagi Indonesia untuk menerapkan ibu kota baru.

Dia menyebut, tak akan ada pemilihan kepala daerah di daerah itu. Sebab ibu kota nantinya bukan lagi daerah otonom. Sepenuhnya ditangani oleh pemerintah pusat.

“Secara prinsip pemerintahan ini yang saya pahami bukan merupakan daerah otonomi baru,” kata dia.

Belum lama ini Presiden Joko Widodo menegaskan bakal memindahkan ibu kota ke Kalimantan. Adapun Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) menakar anggaran untuk melakukan langkah strategis itu.

Hitungan kasar, pembangunan ibu kota baru menelan biaya Rp 466 triliun. Biaya tersebut akan dipakai membangun fasilitas di tanah seluas 40 ribu hektar.

Rinciannya 1.500 hektar untuk kantor pemerintah, 4.500 untuk kegiatan ekonomi, 6.000 untuk infrastruktur. Sementara 12 ribu hektar dipakai untuk pemukiman. Sisanya sebanyak 6 rribu hektar dipakai untuk penghijauan melalui ruang terbuka hijau. (RAP/EP/INI Network)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close