News

Jadi Ketua KPK, Firli Bahuri Enggan Komentar soal Revisi UU

 

Oleh: Rio AP

Wartamelayu.com, Palembang — Irjen Firli Bahuri yang ditetapkan sebagai ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2019-2023 oleh Komisi III DPR, enggan memberikan komentar soal revisi Undang-Undang (UU) lembaga antirasuah tersebut.

Menurut Firli yang menjabat sebagai Kapolda Sumatera Selatan, persoalan tersebut sepenuhnya kewenangan Pemerintah dan DPR RI. “Saya tak ingin mengomentari terkait itu (revisi UU KPK). Pastinya, syarat penegakan hukum, hukum itu sendiri. Itu kewenangan hak inisiatif DPR dan pemerintah,” ujar Firli saat tiba di Bandara Sultan Mahmud Baddarudin (SMB) II Palembang, Jumat (13/9).

Firli menjelaskan, penegakan hukum itu harus berdasarkan empat hal. Dia menilai, keempatnya adalah syarat mutlak untuk hukum itu sendiri. Yang mana, syarat itu menjadi syarat dalam setiap proses penegakan hukum, termasuk di lembaga anti korupsi yang akan dipimpinnya.

“Pada proses pengakan hukum ada tujuan, pertama syarat efektifnya adalah hukum sendiri. Kemudian, aparat penegak hukum, lalu sarana dan fasilitas penegakan hukum. Dan terakhir budaya hukum itu sendiri,” ujar Firli.

“Kenapa itu harus ada, karena ingin mencapai tujuan penegakan hukum, mewujudkan kepastian hukum, keadilan, kemamfaatannya,” ujar dia lagi.

Dia menuturkan, bahwa terpilih dirinya sebagai ketua KPK baru menjadi berkah dan amanat. Bukan hanya dari masyarakat, melainkan Tuhan yang sudah memberikan kepercayaan kepada dirinya untuk memimpin lembaga pemberantasan korupsi. Menurutnya, apa kehendak dari Komisi 3 DPR RI memilihnya merupakan bagian amanah rakyat.

“Kemarin malam, saya ikut fit and profer test itu sampai malam, setelah semua peserta terdiri 10 orang, komisi III memilih melakukan pemungutan suara. Dari 56 anggota komisi 3 DPR RI, 56 juga saya dapat suara,” katanya.

“Ya, ini tantangan kita semua, ini menjadi amanah, dari amanah rakyat, DPR adalah penjelmaan rakyat Indonesia. Ini juga tentu kehendak Allah SWT, Allah akan memberikan amanah berupa jabatan, kemulian dan kedudukan kepada saya, ini sudah menjadi takdir,” ujarnya. (RAP)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close