EkonomiNusantaraRamadhan Kita

Jelang Lebaran, Harga Ayam dan Telur Diprediksi Naik hingga 10%

Oleh: Alwi Alim

Wartamelayu.com, Palembang — Menjelang hari raya Idul Fitri, beberapa komoditi diprediksi bakal meningkat. Lantaran, tingginya permintaan konsumen. Komoditi tersebut diantaranya; ayam dan telur.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Sumsel, Taufik Gunawan mengatakan secara umum stok Sembilan Bahan Pokok (Sembako) di Sumsel ini aman, termasuk beras dan komoditi lainnya. Bahkan, untuk ayam pihak asosiasi telah memastikan stok aman.

Hanya saja yang dikhawatirkan yakni kenaikan harga barang tersebut dikarenakan tingginya permintaan di pasar. Karena itu, pihaknya mengimbau untuk menjaga agar kenaikan ini tidak terjadi.

“Kami memprediksi kenaikan ini hingga mencapai 10 persen untuk ayam, telur dan beberapa komoditi lainnya,” katanya saat ditemui di Palembang, Selasa (22/5).

Selain telur dan ayam, komoditi yang harus diwaspadai meningkatnya harga barang yakni untuk komoditi bawang merah dan bawang putih. Sejauh ini, harga bawang merah dan putih ini sudah kembali seperti semula dari Rp 90 ribu menjadi Rp 15 ribu.

“Untuk mencukupi kebutuhan, kami telah melakukan operasi pasar untuk menekan harga bawang tersebut,” ujarya.

Untuk daging, ia mengaku sejauh, kondisi daging segar cukup normal. Karena, masyarakat sudah mulai beralih ke daging beku. Jadi tidak perlu khawatir untuk terhadap kenaikan harga, “Kami akan berupaya semaksimal mungkain untuk menjaga stabilitas harga ini,” tuturnya. (RAP)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close