Nusantara

Jual Satwa Langka Lewat Facebook, Pemuda asal Prabumulih Ditangkap

 

Oleh: Rio AP

Wartamelayu.com, Palembang — Junius Mustopa (20), terpaksa berurusan dengan pihak kepolisian. Pemuda yang tinggal di jalan Sepatu, Kelurahan Karang Raja, Kota Prabumulih, ditangkap petugas karena menjual satwa-satwa langka di sosial media, facebook.

Beberapa satwa langka yang dijual pemuda tersebut mulai dari Binturong, Kera Owa Ungka hingga Siamang.

Plh Direktur Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumsel, AKBP Suwaji, mengatakan jajarannya telah mengamankan seorang penjual satwa langka di wilayah hukumnya. yang diperdagangkan melalui sosial media.

“Penangkapan bermula saat tersangka menjual satwa dilindungi itu dengan mengunggah foto di Facebook grup jual beli hewan peliharaan Kota Palembang,” ujar doa di Polda Sumsel, Jumat (13/9).

Menurut dia, petugas yang mengetahui jika tersangka akan menjual beberapa hewan terlarang seperti, dua ekor Binturong, satu ekor Kera Owa Ungka, dan satu ekor Siamang langsung ditindak lanjuti, hingga dilakukan penangkapan terhadap tersangka di tempat tinggalnya pada Kamis (12/9).

“Saat ditangkap, tersangka tengah menunggu pembeli. Bahkan, ketika ditangkap tersangka tak bisa mengelak karena barang bukti berupa 4 ekor satwa dilindungi itu ada dan siap di jual. Selanjutnya, tersangka beserta barang bukti langsung kita bawa ke Palembang untuk diperiksa lebih lanjut,” katanya.

Ia menjelaskan, bahwa perdagangan satwa liar menjadi perhatian dari Polda Sumsel agar ke depan tidak ada lagi masyarakat yang menjual satwa terlarang itu.

Dia menyebut, akibat ulahnya tersebut kini tersangka Junius terancam pidana selama 5 tahun penjara. “Tersangka kami kenakan Pasal 40 Jo Pasal 21 ayat 2 huruf a UU KSDAE dengan penjara paling lama 5 tahun atau denda paling banyak Rp100 juta,” tutur dia. (RAP)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close