Internasional

Jumlah Perokok di Amerika Turun Tajam

Oleh: Eko P

Wartamelayu.com, New York – Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) mengatakan jumlah perokok di kalangan orang dewasa di Amerika sepanjang tahun lalu turun ke titik terendah.

Menurut laporan yang dirilis pada Kamis (13/11) itu, pada 2018 hanya 13,7 persen orang dewasa yang merokok. Ini merupakan penurunan drastis dari 42 persen pada 1965, ketika CDC mulai membuat catatan ini.

“Penurunan tajam orang yang merokok ini merupakan pencapaian dari berbagai upaya yang konsisten dan terkoordinasi oleh komunitas kesehatan masyarakat dan mitra-mitra kami lainnya,’’ ujar Direktur CDC Robert Redfield seperti dimuat VOA. “Namun pekerjaan kami masih jauh dari selesai.’’

Secara keseluruhan laporan itu mendapati bahwa hampir satu dari lima orang dewasa di Amerika, atau sekitar 49 juta orang menggunakan beberapa bentuk produk tembakau, dan rokok menjadi produk tembakau yang paling umum.

Meskipun jumlah perokok menurun, mereka yang menggunakan e-cigarettes atau rokok elektronik melonjak dari 2,8 persen pada 2017 menjadi 3,2 persen pada 2018. Peningkatan ini terutama terjadi di kalangan dewasa muda usia 18-24 tahun.

Laporan itu mendapati bahwa penggunaan tembakau tertinggi ada di kalangan lak-laki, kelompok minoritas – termasuk LGBTQ – mereka yang tinggal di MidWest atau di bagian selatan Amerika, dan mereka yang berpendapatan kurang dari USD35.000 per tahun atau sekitar Rp 493 juta. (RAP/EP/INI Network)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close