Khazanah

Kemenag Sumsel: Polemik Salam Lintas Agama Harus Dihentikan

 

Oleh: Rio AP

Wartamelayu.com, Palembang — Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumatera Selatan turut berkomentar terkait persoalan mengucap salam semua agama. Menurut Kasubbag Informasi dan Humas Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Sumatera Selatan, Saefudin, semua pihak harus menghentikan perdebatan masalah ucapan salam itu.

Saefudin khawatir hal tersebut dapat menimbulkan kesalahpahaman dan mengganggu harmoni kehidupan umat beragama. “Intinya, kami menghargai adanya berbagai pandangan dan pendapat baik yang melarang maupun yang membolehkan. Semua itu masih dalam koridor dan batas perbedaan yang dapat ditoleransi,” ujar dia di Palembang, Rabu (13/11).

Pihaknya mengajak semua pihak untuk membangun pemahaman yang positif (husnut tafahum), mengembangkan semangat toleransi (tasammuh), dan merajut tali persaudaraan (ukhuwah) baik itu persaudaraan Islam (ukhuwah Islamiyyah), persaudaraan kebangsaan (wathaniyyah), maupun persaudaraan kemanusiaan (basyariyyah).

“Kami mengimbau agar para pemimpin umat beragama, baik interen maupun antarumat beragama, melakukan dialog untuk membahas dan mendiskusikan masalah tersebut dengan cara kekeluargaan sehingga masing-masing pihak dapat memahami permasalahannya secara benar,” tambah dia.

Ia pun menambahkan, spirit kerukunan umat beragama harus diwujudkan melalui sikap dan perilaku keberagamaan yang santun, rukun, toleran, dan saling menghormati. “Yang terakhir tentunya menerima perbedaan keyakinan kita masing-masing,” ujarnya. (RAP)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close