Ekonomi

Kemenkeu Tarik Utang Rp23,25 Triliun dari Lelang Tujuh Seri SUN

Oleh: Andryanto S

Wartamelayu.com, JakartaKementerian Keuangan (Kemenkeu) menarik utang sebesar Rp 23,25 triliun dari penerbitan tujuh seri Surat Utang Negara (SUN). Dalam lelang tujuh seri SUN itu, pemerintah hanya menyerap dana sebesar Rp23,25 triliun atau 51,97% dari total penawaran yang masuk mencapai Rp 44,73 triliun.

Berdasarkan keterangan resmi Direktorat Surat Utang Negara Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu di Jakarta, Rabu (11/9), pemerintah mendapatkan penawaran sebesar Rp 44,73 triliun, dengan SUN seri FR0082 memiliki penawaran paling banyak yakni Rp 16,08 triliun. Penawaran terbesar kemudian disusul oleh SPN12200911 dengan penawaran sebesar Rp 7,95 triliun.

Ketujuh seri SUN yang dilelang tersebut terdiri atas lima seri SUN yakni FR0081, FR0082, FR0080, FR0079, dan FR0076 dan dua seri Surat Perbendaharaan Negara (SPN) yakni SPN03191211 dan SPN12200911. Pemerintah telah melaksanakan lelang SUN pada Selasa (10/9) untuk seri SPN03191211 (new issuance), SPN12200911 (new issuance), FR0081 (reopening), FR0082 (reopening), FR0080 (reopening), FR0079 (reopening) dan FR0076 (reopening) melalui sistem lelang Bank Indonesia.

Baca Juga

Kemenkeu Siapkan Skeman Baru untuk Memburu Pajak Google dkk

Fahri Hamzah: Utang Makin Banyak, Anak Cucu Kita Bakal Terbebani

Setelah ini, pemerintah akan melelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) pada Selasa (17/9) mendatang. Terdapat lima seri SBSN yang dilelang yakni PBS014, PBS019, PBS021, PBS022, dan PBS005 dan satu SPN syariah dengan seri SPN-S 04032020.

Lelang SBSN tersebut rencananya akan menggunakan aset dasar (underlying asset) berupa proyek dan kegiatan APBN 2019 dan Barang Milik Negara (BMN). Dari rencana tersebut, pemerintah memasang target indikatif sebesar Rp 7 triliun.

Di tahun ini, pemerintah menargetkan penerbitan SBN bruto sebesar Rp 825,7 triliun untuk menutup defisit APBN yang ditarget 1,84 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Jumlah penerbitan ini menurun 3,59 persen dibanding posisi tahun kemarin.

Rencananya, penerbitan SUN akan mencapai 70 persen hingga 75 persen dari penerbitan SBN tahun ini, sementara sisa 25 persen hingga 30 persen akan diterbitkan dalam bentuk SBSN. Pemerintah sendiri merencanakan 24 kali lelang SBN sepanjang 2019. (Rap/*/Dry/INI Network)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close