Ekonomi

Kemenperin Targetkan Investasi Industri Elektronik Tembus Rp1,3 Triliun

Oleh: Suandri Ansah

Wartamelayu.com, Jakarta — Kementerian Perindustrian terus mencari investor baru di sektor hilir industri elektronik. Sehingga terjadi substitusi bahan baku impor sekaligus mendorong peningkatkan produktivitas.

“Saat ini, pemerintah sedang menargetkan dua hal, yaitu investasi dan ekspor. Untuk itu, pemerintah bertekad menciptakan iklim usaha yang kondusif,” ujar Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, Harjanto di Jakarta, Ahad (22/9).

Dia mengungkapkan, kementerian tengah membidik produsen semikonduktor sebagai salah satu sektor yang bakal menguatkan struktur industri elektronik di Indonesia. Dengan adanya investasi tersebut, kementerian optimistis industri elektronik dalam negeri lebih berdaya saing.

Apalagi, berdasarkan peta jalan Making Indonesia 4.0, industri elektronik merupakan satu dari lima sektor manufaktur di Tanah Air priortitas pengembangan.Selain itu, diharapkan menjadi motor penggerak dalam upaya mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional.

“Asprirasi besarnya adalah mendorong Indonesia menjadi salah satu dari 10 negara dengan kekuatan ekonomi terbesar berdasarkan Produk Domestik Bruto (PDB) di dunia,” papar Harjanto.

Pemerintah juga mendorong industri elektronik di dalam negeri agar tidak hanya terkonsentrasi pada perakitan. Tetapi ikut terlibat dalam lingkaran rantai pasok bernilai tambah tinggi.

“Langkah strategis ini diwujudkan antara lain melalui peningkatan investasi,” ujar Direktur Industri Elektronika dan Telematika Kemenperin Janu Suryanto.

Sepanjang tahun 2018, nilai investasi industri elektronik menyentuh Rp12,86 triliun, naik dibanding tahun 2017 sebesar Rp7,81 triliun. Tahun ini, ditargetkan beberapa investasi baru dengan total nilai mencapai Rp1,3 triliun.

“Proyeksi penyerapan tenaga kerja secara keseluruhan sebanyak 248,5 ribu orang,” ungkapnya. Investor tersebut di antaranya dari industri semikonduktor dan komponen elektronik, industri peralatan listrik rumah tangga, industri komputer, barang elektronik, dan optik.

Serta industri peralatan teknik. Mereka itu, di antaranya PT Sammyung Precision Batam, PT Simatelex Manufactory Batam, PT Pegatron Technology Indonesia, dan PT Siix Electronics Indonesia. (Rap/*/Dry/INI Network)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close