Lifestyle

Korsel Buat Sekolah untuk Remaja Pecandu Gadget

Oleh: Anisa Tri K

Wartamelayu.com, Jakarta – Kebutuhan smartphone saat ini, menjadi candu bagi pengggunanya. Seperti yang kita ketahui, jika penggunaan smartphone secara berlebihan, bisa melemahkan otak kita.

Kecanduan smartphone dikalangan milenial saat ini cukup memprihatinkan. Melansir Al Jazeera, Selasa (22/10) anak berusia 16 tahun asal Korea Selatan, Yoon Jang-Won, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa dia menghabiskan waktu dengan smartphonesetidaknya 12 jam setiap hari. “Ketika saya akan tidur, saya merasa ingin menggunakan telepon,” katanya.

Kecanduan yang dialaminya, membuat ia merasakan butuh smartphone setiap saat. Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah Korea Selatan berencana membuat pusat perawatan, di mana anak-anak muda akan dipaksa untuk hidup tanpa ponsel dan komputer mereka.

Sebuah sekolah yang terletak di pedesaan itu, menyediakan tempat “rehabilitasi” untuk para remaja pencandu smartphone. Selama beberapa minggu, anak-anak tersebut akan ‘dipaksa’ untuk tidak menghubungkan ponsel dan laptop mereka.

Anak laki-laki dan perempuan akan dibagi dalam kelompok yang terpisah dan sesi pemulihan berlangsung hingga empat minggu.”Sementara mereka di sini, mereka dapat mengalami kenyataan bahwa mereka dapat hidup tanpa smartphone mereka. Kami percaya ini dapat memberi mereka kemampuan untuk melakukan kontrol diri,” ujar Shim Yong-Chool, direktur pusat panti tersebut.

Dalam masa pemulihan, mereka didorong untuk membaca, bermain permainan tradisional, dan berinteraksi di dunia nyata. Selain itu, mereka akan diberikan bimbingan psikologis berupa dorongan untuk memikirkan tentang karir potensial dan merencanakan masa depan mereka. (RAP/PS/INI Network)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close