Politik

KPU Palembang Siap Hadirkan Tiga Saksi dan 2 Ahli

 

Oleh: Rio AP

Wartamelayu.com, Palembang — Majelis Hakim Pengadilan Negeri Klas I-A Palembang telah menolak eksepsi (nota keberatan) yang diajukan lima komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam sidang perdana dugaan tindak pidana pemilu, Jumat malam (5/7).

Dalam sidang selanjutnya yang akan digelar pada Senin (8/7) mendatang, Penasehat Hukum Terdakwa, Rusli Bastari, mengatakan pihaknya akan menyiapkan saksi dan ahli meringankan dalam sidang mendatang.

“Ada dua ahli yang kita siapkan dan untuk saksi ada 3 orang. Rencananya, tapi bisa berubah. Kita juga masih berencana mohonkan untuk mendatangkan saksi ahli dari KPU Pusat,” ujar dia di Palembang.

Baca Juga

Hakim Tolak Nota Keberatan Komisioner KPU Palembang

Lima Terdakwa Komisioner KPU Palembang Disidang Maraton

Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Yuliyati Ningsih, menyebut, majelis hakim sependapat dengan sanggahan atas eksepsi yang mereka sampaikan sebelumnya.

“Hakim sependapat dengan sanggahan kita dan di sidang selanjutnya akan kita hadirkan 33 saksi serta dua orang ahli,” katanya.

“Kami hanya diberi waktu satu hari untuk memanggil 33 saksi dan 2 ahli tersebut. Mungkin nanti dalam pemeriksaan, atas izin hakim dan penasehat hukum terdakwa, keterangan saksi yang berkaitan seperti PPS, KPPS kita satukan. Misalnya ada 5 orang KPPS, kita hadirkan dalam satu waktu,” kata dia lagi.

Sementara untuk 2 ahli yang dihadirkan merupakan ahli hukum pidana dan ahli hukum tata negara. Selain itu, pihaknya pun akan menghadirkan 3 saksi yang merupakan warga yang tidak mendapatkan hak pilihnya dalam pemilu lalu. (RAP)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close