News

Macan Tutul yang Dititip ke Kebun Binatang Solo Mati

Oleh: Agus Susilo

Wartamelayu.com, Solo – Seekor macan tutul betina yang dititipkan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jateng ke Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Solo mati. Penyebabnya belum diketahui.

Direktur Utama TSTJ Solo Bimo Wahyu Widodo Dasir Santoso mengatakan, untuk mengetahui penyebab kematian hewan dilindungi tersebut maka telah dilakukan autopsi. Sampel organnya telah dikirim ke laboratorium.

“Terkait hasil autopsi seperti apa, kami masih menunggu dari Balai Besar Veteriner Wates hingga satu bulan ke depan,” kata Bimo, Senin (5/8).

Baca Juga

Lahir di KBS, Anak Gajah Sumatera Ini Diberi Nama Dumbo

Macan tutul tersebut merupakan hasil tangkapan BKSDA Jateng. BKSDA memasang perangkap setelah mendapatkan laporan puluhan kambing milik warga mati misterius dengan luka gigitan pada bagian leher.

Macan tutul itu terperangkap di lereng Gunung Lawu, Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar pada tanggal 22 Desember 2018 pukul 04.30 WIB.

Sementara itu, terkait dengan pro kontra di lapangan agar Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) melepasliarkan macan tutul tersebut, pihaknya mengatakan hal itu bukan merupakan wewenang TSTJ.

“Ada prosedur berjenjang. Kami sebagai lembaga konservasi menyadari setiap binatang pasti ada lahir dan mati, kita mesti bijaksana menyikapi. Yang jelas dalam prosedur perawatan satwa kami juga sudah punya,” katanya.

Menurut dia, fokusnya bukan melepasliarkan binatang tersebut tetapi bagaimana TSTJ bisa mengelola titipan negara sebaik mungkin. (Rap/Aza/Ags/Ant/INI Network)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close