Khazanah

Mawardi Ingin Zero Konflik Sumsel Jadi Contoh Provinsi Lain

 

Oleh: Rio AP

Wartamelayu.com, Palembang — Wakil Gubernur Sumatera Selatan Mawardi Yahya, mendorong para tokoh agama Buddha selalu memberikan dampak baik serta positif bagi masyarakat luas serta menjembatani hubungan antar umat beragama yang ada di wilayahnya.

Itu disampaikan Mawardi saat menghadiri penandatanganan deklarasi dan penyerahan piagam penghargaan, serta ramah tamah tokoh agama Buddha di Griya Agung Palembang, Kamis (14/11).

“Jika semua tokoh agama memiliki komitmen yang sama dengan tokoh agama Buddha pasti bisa memberikan dampak positif, kerukunan antar umat beragama di Sumsel akan terjaga dengan baik. Sumsel akan aman dan tentram, serta slogan zero konflik Sumsel tetap terpelihara. Bahkan bisa menjadi contoh bagi provinsi lain,” ujar dia di Palembang.

Menurut dia, cita-cita utama Sumatera Selatan memang tidak mungkin bisa dicapai tanpa kebersamaan. Karena itu, dia mendorong agar semua umat antar agama harus rukun.

“Sejak awal kami sudah berkomitmen membuka pintu seluas-luasnya untuk melakukan pembinaan pada semua agama yang ada di Sumatera Selatan,” jelasnya.

Ia menjelaskan, selain dapat berkontribusi dalam kehidupan sosial kemasyarakatan di wilayahnya, umat Buddha dapat ikut mendukung program-program yang dilaksanakan oleh pemerintah provinsi setempat baik fisik maupun non fisik.

Dikatakan dia, dengan adanya dukungan dari umat Buddha di wilayahnya itu merupakan suatu bentuk suntikan semangat bagi pemerintah provinsi untuk mengabdi kepada masyarakat Sumatera Selatan, untuk selalu bekerja keras, dan berkarya dalam memajukan Bumi Sriwijaya.

“Segala bentuk kritik dan saran serta gagasan maupun ide yang baik selalu kami harap bisa diberikan oleh seluruh lapisan masyarajat termasuk dari umat Buddha. Karena membangun provinsi sebesar ini membutuhkan ide kreatif dan partisipasi yang aktif dari seluruh lapisan masyarakat Sumatera Selatan,” ucap Mawardi.

“Kami minta agar umat Buddha di Sumatera Selatan terus menunjukkan eksistensi dan perkembangannya sehingga memberi manfaat yang besar bagi seluruh umat beragama di Sumatera Selatan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kantoe Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemeng) Provinsi Sumatera Selatan, Al Fajri Zabidi, mengatakan sesuai arahan Menteri Agama, pihaknya memberikan pelayanan dan pembinaan kepada semua agama baik itu Islam, Kristen, Protestan, Buddha, Hindu, dan Konghucu.

Dia menyebut, tokoh agama mempunyai peran yang sangat strategis membangun kerukunan umat beragama menciptakan kondusif sehingga tercipta kerukunan di wilayahnya. Kemudian, kata dia, zero konflik yang selama ini dibanggakan selalu terpatri dalam hati semua umat hati agar konflik besar bisa diperkecil bahkan dihilangkan.

“Kami berharap para tokoh agama ini menjadi teladan umat Buddha, penyejuk bagi umat Buddha dan para tokoh agama Buddha dapat ikut membantu pemerintah menjaga kerukunan di Sumatera Selatan,” tuturnya. (RAP)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close