NasionalRamadhan Kita

Mudik Lebaran 2019, Menhub Sebut Masih Perlu Diperbaiki

Oleh : Eko P |

Wartamelayu.com, Jakarta Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bersama berbagai instansi terkait telah menempuh rekayasa lalu lintas, untuk memperlancar arus mudik dan balik Idul Fitri 1440 H, namun kemacetan masih terjadi dan dikeluhkan masyarakat. Karenanya, Menteri Perhubungan akan melakukan evaluasi kembali pelaksanaan arus mudik dan balik untuk perbaikan kedepannya.

“Secara umum pelaksanaan arus mudik dan balik mendapat apresiasi dari berbagai pihak, walau ada yang harus diperbaiki terutama arus balik,” kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi kepada pers di Yogyakarta, Ahad(16/6) seperti dikutip Antara.

Menhub mengatakan, waktu libur saat mudik memamg lebih panjang, sehingga masyarakat memiliki waktu lima hingga enam hari untuk perjalanan pulang kampung sehingga tidak terjadi kemacetan panjang.

Tapi sebaliknya, kata Budi, untuk waktu arus balik lebih pendek, yaitu hanya dua hingga tiga hari sehingga banyak pemudik yang kembali pada saat bersamaam sehingga terjadi kemacetan.

“Tentu ini semua akan terus kita evaluasi agar kedepannya bisa lebih baik dan tak lagi terjadi kemacetan. Mungkin bisa dengan menjadikan libur usai Lebaran lebih panjang,” katanya.

Upaya lain yang akan dilakukan untuk mengurangi kemacetan adalah kualitas angkutan massal seperti bus akan ditingkatkan apalagi dengan telah tersedianya Tol Trans Jawa.

Sebelumnya, Menhub mengatakan tingkat kecelakaan selama masa angkutan Lebaran 2019 turun 75 persen dengan total 563 kejadian dari 2.234 kecelakaan pada H-7 hingga H+7 Lebaran 2018.

“Kalau yang kita lihat dari apa yang terjadi secara kualitatif, satu hal penting mendasar bagi Kemenhub adalah keselamatan. Alhamdulillah ada penurunan signifkan berkaitan dengan kecelakaan turun lebih dari 70 persen,” katanya.

Dari segi kerugian materi juga mengalami penurunan sebesar 72 persen dari Rp6,2 miliar pada Lebaran 2018 menjadi Rp1,7 miliar pada Lebaran 2019.

Rinciannya, korban meninggal dunia turun 74 persen dari 528 jiwa pada Lebaran 2018 menjadi 137 jiwa pada Lebaran 2019, korban luka berat turun 78 persen dari 493 orang menjadi 106 orang dan korban luka ringan turun 77 persen dari 2.947 persen menjadi 684 persen. (RAP/EPJ/Ant/INI-Network)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close