EkonomiNasional

Parah! Tiket Pesawat Lebaran ke Padang Capai Rp8,6 Juta

 

Oleh: Suandri Ansah

Wartamelayu.com, Jakarta — Mudik lebaran tahun ini sudah di depan mata. Momen ini tentu berimbas ke tiket pesawat. Salah satunya, harga tiket penerbangan dari Jakarta ke Padang mencapai Rp8,6 juta untuk pembelian tanggal 1Juni 2019 atau empat hari sebelum Hari Raya Idul Fitri.

Berdasar penelusuran Indonesiainside.id pada situs Traveloka Senin (27/5) petang, harga tiket penerbangan maskapai Lion Air tanggal 1 Juni dibandrol Rp5.052.700 sampai Rp 8.671.400. Sementara Garuda Indonesia di situs Pegipegi seharga Rp6.955.000.

Sedangkan harga untuk arus balik Padang-Jakarta pada tanggal 8 Juni berada pada rentang harga Rp2.255.500 sampai Rp2.972.600 untuk maskapai Lion Air di Traveloka.

Sedangkan maskapai Batik Air membandrol harga Rp4.335.000 hingga Rp4.555.000 di situs Pegipegi. Masyarakat yang ingin menggunakan maskapai Garuda Indonesia harus merogoh kocek Rp6.865.000.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengakui permintaan jadwal penerbangan tambahan untuk mengantisipasi lonjakan mudik pada tahun ini menurun. Berdasarkan data Kemenhub, penurunan tersebut cukup signifikan, yakni anjlok hingga 43%.

Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Polana B Pramesti menjelaskan, secara keseluruhan permintaan jadwal penerbangan tambahan pada tahun ini menurun dibandingkan dengan tahun 2018. Hingga saat ini, Kemenhub baru menyetujui 400 jadwal penerbangan tambahan.

“Dibandingkan tahun lalu ada penurunan. Karena tahun lalu itu ada 700 yang kita setujui untuk penambahan jadwal penerbangan,” katanya di Posko Utama AOCC, Bandara Soekarno Hatta Tangerang, Ahad (26/5) malam.

Berdasarkan catatan Badan Litbang Perhubungan, bus menjadi pilihan utama bagi 4,4 juta orang pemudik pada Lebaran 2019. Moda lainnya adalah mobil pribadi sebanyak 4,3 juta pemudik (28,9 persen), kereta api 2,5 juta orang (16,7 persen), pesawat udara 1,4 juta orang (9,5 persen), sepeda motor 942 ribu orang (6,3 persen).

Jawa Tengah menjadi tujuan mudik terbanyak pada Lebaran 2019 sekitar 5,6 juta orang atau 37,68 persen, Jawa Barat 3,7 juta orang (24,89 persen) dan Jawa Timur 1,7 juta orang (11,14 persen). (Rap/Dry/INI-Network)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close