Politik

Partai Gerindra Disayangkan Jika Gabung Koalisi

Oleh: Muhajir

Wartamelayu.com, Jakarta – Apa pun sikap politik Partai Gerindra terkait pemerintahan Jokowi pada periode mendatang, itu hak politik internal partai pimpinan Prabowo Subianto tersebut. Namun, tidak sedikit yang menyayangkan jika akhirnya Gerindra masuk koalisi pemerintahan.

Direktur Eksekutif Formappi, Made Leo Wiratma, menilai Partai Gerindra akan rugi besar jika bergabung dengan koalisi pemerintah. Partai pemenang kedua Pemilu 2019 itu dinilai jauh lebih terhormat jika berada di luar pemerintahan sebagai oposisi.

Dengan begitu, sangat disayangkan jika Partai Gerindra nantinya menjadi lembaga stempel untuk memuluskan semua kehendak kekuasaan. Hal itu disampaikan Made menanggapi manuver politik Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto ke kubu Jokowi.

Dia menyayangkan jika ujung dari gerilya politik itu bergabung bersama partai yang memenangkan Jokowi-Ma’ruf di Pilpres 2019 lalu. “Kalau Gerindra masuk ke pemerintahan itu merupakan kerugian besar buat Gerindra,” kata Made di Kantor Formappi, Jakarta, Senin (14/10).

Dia menjelaskan, Gerindra sudah berjuang menjadi rivalitas untuk Jokowi-Ma’ruf. Para pendukung Prabowo-Sandi di pilpres juga berharap Gerindra menjadi oposisi agar pemerintah tidak semena-mena.

Selain itu, dia juga menyayangkan hampir semua partai politik saat ini memilih mendekat ke penguasa demi mendapatkan kursi kekuasaan. Hal ini menyebabkan anggota DPR lima tahun ke depan tak lagi berjiwa kritis kepada pemerintah.

“Bagaimana mereka bisa kuat kalau sudah memposisikan diri hampir semuanya menjadi pendukung koalisi pemerintah,” kata dia.

Dia juga khawatir ke depan DPR hanya menjadi lembaga stempel yang memberi cap atas apa yang dikehendaki oleh Presiden. Karena itu, dia berharap rencana Gerindra mendukung pemerintahan Jokowi tidak menjadi kenyataan agar oposisi kuat menghadapi kinerja pemerintah.

“Sehingga memang ada satu oposisi yang bisa bersuara bukan hanya asal berbeda tapi memberikan satu perimbangan yang memberikan daya kritis pada kebijakan pemerintah,” kata dia. (Rap/Aza/INI Network)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close