NasionalNews

Polisi Tangkap 70 Terduga Teroris Selama Empat Bulan

 

Oleh: Rudi Hasan

Wartamelayu.com, Jakarta — Sekitar 70 terduga teroris di Indonesia, ditangkap Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri dalam kurun waktu empat bulan mulai Januari hingga Mei 2019. Di antara terduga teroris itu ada yang tewas di tangan polisi.

“Dari 70 terduga teroris yang kami tangkap, delapan di antaranya meninggal dunia, karena melawan,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri, Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo, seperti dikutip dari Antara, Ahad (19/5).

Dedi menuturkan, 70 terduga teroris itu memiliki jaringan berbeda-beda. Misalnya Mujahidin Indonesia Timur (MIT), Jamaah Ansharud Daulah (JAD) Lampung, Bekasi, Jawa Tengah, Sibolga, dan jaringan Firqoh Abu Hamzah yang baru tertangkap di Bogor, Jawa Barat.

Bulan ini, menurut Dedi, polisi ‘memborong’ penangkapan terduga teroris. Ada 31 terduga teroris yang diringkus selama Mei ini saja. Adapun dalam penangkapan di Bogor, yakni kelompok yang berkaitan dengan teroris jaringan ISIS.

Dedi mengatakan, seluruh jaringan teroris yang telah ditangkap memiliki kesamaan dalam memilih targetnya, yaitu menyerang aparat penegak hukum. Selain itu, mereka juga punya target membuat huru-hara di depan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 22 Mei 2019.

“Kemudian, target kedua pada 22 Mei di depan KPU. Semuanya satu sasaran, kecuali jaringan Mujahidin Indonesia Timur melakukan aksinya di Poso,” ujarnya.

Dia menyebut klaim pergerakan massa ke Jakarta di hari pegumuman hasil pemilu pada 22 Mei menjadi momentum bagi teroris menjalankan aksinya. “Untuk memberitahukan bahwa kelompok mereka masih eksis,” kata dia. (RAP/AIJ/INI-Network)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close