News

Prada Deri Dituntut Seumur Hidup, Ibu Korban: Kami Ingin Hukuman Mati

 

Oleh: Rio AP

Wartamelayu.com, Palembang — Prada Deri Pramana yang memutilasi sang kekasihnya dituntut seumur hidup oleh Oditur CHK, Mayor D Butar Butar. Menyikapi tuntutan itu, ibu korban Vera Oktaria, Suhartini, mengaku tidak terima dengan tuntutan seumur hidup yang diberikan kepada Prada Deri.

Menurut Suhartini, tuntutan yang diberikan kepada Deri tersebut masih dianggap terlalu ringan. Bukan itu saja, kata dia, tuntutan itu juga tidak sesuai dengan apa yang dilakukan oleh pembunuh anaknya tersebut.

“Saya tidak terima kalau hanya seumur hidup, kami ingin hukuman mati. Hukuman mati yang tepat, dia (Prada Deri) sudah membunuh anak saya,” ujar dia seusai mendengarkan pembacaan tuntutan di Pengadilan Militer I-04 Palembang, Kamis (22/8).

Maka dari itu, Suhartini meminta kepada majelis hakim untuk menambah tuntutan yang ada. Dia mengaku masih merasa kesal melihat Deri yang berkelakuan biadap menurutnya. Dia juga menilai jika selama persidangan korban tidak menyesal sama sekali membunuh anaknya.

“Dia itu pembohong, itu nangis untuk keuntungan dia agar tidak dituntut mati, bukan tangis penyesalan. Tangis dia itu puas karena membunuh,” ucap dia.

Diberitakan sebelumnya, Oditur CHK, Mayor D Butar Butar, menyebut, Deri secara sah dan terbukti melakukan tindak pidana pembunuhan berencana dan secara yakin dan sadar membunuh mantan pacarnya itu.

“Prada Deri Permana siswa Rindam II/SWJ Baturaja secara sah melanggar pasal 340 KUHP, mengenai pembunuhan berencana terhadap korban Vera Oktaria yang merupakan mantan pacarnya di sebuah penginapan Sahabat Mulia Simpang Hindoli, Musi Banyuasin,” ujar dia.

Ia menjelaskan, dari pernyataan saksi dan bukti-bukti yang ada mengarah pada tindakan Prada Deri, yang sudah merencanakan pembunuhan. Menurutnya, dari 19 orang saksi yang dihadirkan 12 keterangan tidak dibantah Deri dengan artian diterima kebenaranya, sedangkan lima kesaksian dibantah karena dianggap Deri tidak sesuai.

“Tuntutan kami menyatakan Prada Deri dengan hukuman pokok seumur hidup,” ucap dia. (RAP)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close