Nusantara

Soal Pecel Lele dan Pempek Dipungut Pajak 10%, Ini Kata Gubernur Sumsel

 

Oleh: Rio AP

Wartamelayu.com, Palembang — Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, menyebut pihaknya masih mempelajati soal kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang menerapkan pedagang pempek dan pecel lele dipungut pajak restoran 10 persen bagi usaha yang beromset mulai dari Rp 2 juta sampai Rp 3 juta per hari.

“Pada dasarnya saya mendukung kebijakan Pemkot Palembang itu, terlebih tujuannya adalah untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ujar dia di Palembang, Jumat (12/7).

Baca Juga

Pembeli Pempek dan Pecel Lele di Palembang Dikenakan Pajak 10%

Inilah Pajak-Pajak Aneh yang Ada di Dunia

Meski begitu, Herman Deru berpesan agar Pemkot Palembang dapat memberikan dispensasi bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) terutama bagi mereka yang miliki usaha kecil.

“Entah berapa jumlah hitungannya, tapi kalau bisa ada dispensasi bahkan bila perlu ada insentif bagi mereka (UMKM),” kata dia.

Senada disampaikan Ketua Dekranasda Sumsel, Febrita Lustia. Menurut dia, sebagai pihak yang berurusan langsung dengan pelaku usaha kecil memang ada beberapa usaha kecil yang merasa keberatan.

“Ada beberapa yang saya lihat memang keberatan untuk membayar 10 persen itu. Terutama yang kasihan adalah UKM, kalau yang sudah besar atau omsetnya lebih dari tiga juta, ya mungkin tidak terlalu bermasalah,” tuturnya. (RAP)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close