Ekonomi KreatifNusantara

Songket dan Jumputan Andalan Sumsel di Ajang Karya Kreatif Indonesia

 

Oleh: Rio AP

Wartamelayu.com, Jakarta — Para UMKM se-Indonesia berkumpul pada ajang Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2019 di Jakarta Convention Center yang digelar sampai Minggu (14/7) besok.

Pada pameran KKI tahun ini, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan berpartisipasi dengan mengirimkan UMKM unggulan dari Sumatera Selatan untuk menampilkan produk unggulannya.

Beberapa produk yang dikumpulkan adalah produk kain tradisional Jumputan, Tajung, dan Blongsong dari Griya Kain Tuan Kentang, kain tradisional songket dari Harapan Baru Songket, kain tradisional Songket Pewarna Alam dari Nirmala Songket, serta kerajinan perhiasan tradisional Palembang dari Pyo Jewellery.

“Seluruh produk yang diikutkan merupakan produk-produk premium yang berasal dari pengrajin langsung,” ujar Ketua Dekranasda Provinsi Sumsel, Feby.

Baca Juga

Kain Jumputan Khas Muba Dipamerkan di Inacraft 2019

Untuk memeriahkan pameran tersebut, diundang juga UMKM mitra dari Beskabean dan Rumah Kopi Sumsel untuk mengenalkan produk kopi premium dari Semendo Sumatera Selatan.

“Di ajang ini memang bertujuan untuk lebih mengenalkan produk-produk hasil karya UMKM Sumsel,” kata dia.

Pelaksanaan pameran KKI 2019 yang mengangkat tema “Mendorong Pertumbuhan Ekonomi melalui UMKM Go Export dan Go Digital”, merupakan salah satu langkah strategi BI dari segi pemasaran untuk menghubungkan UMKM dengan tiga pihak, yaitu International Buyer, korporasi skala global, dan desainer yang memiliki akses ke pasar internasional.

KKI 2019 menonjolkan keunggulan karya anak bangsa dari berbagai penjuru nusantara, khususnya di bidang fashion, kerajinan dan kuliner yang diikuti oleh 370 UMKM, terdiri dari 120 UMKM kategori kain, 88 kerajinan, dan 154 jenis produk kuliner olahan termasuk kopi.

Selain rangkaian pameran, dalam rangkaian KKI 2019 juga dilaksanakan business matching yang diikuti oleh 91 UMKM, dimana 28 UMKM telah mendapatkan pembiayaan bank,33 UMKM diantaranya telah melakukan ekspor, dan 30 UMKM telah berjualan on-line melalui e-commerce.

Dengan berbagai kegiatan pada pameran KKI 2019 tersebut, diharapkan dapat semakin meningkatkan minat masyarakat terhadap produk UMKM kreatif Indonesia, meningkatkan potensi pasar industri kreatif dengan sasaran kaum muda dan wanita aktif dan dinamis, serta mendorong lahirnya pelaku usaha yang inovatif dan semakin go export dan go digital. Hal ini tentunya akan memberikan nilai tambah pada industri kreatif yang berpotensi untuk memiliki akses ke pasar global. (RAP)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close