Nusantara

Sudah Tiga dari Bayi Kembar 4 di Palembang yang Meninggal

 

Oleh: Rio AP

Wartamelayu.com, Palembang — Hingga kini, tiga dari bayi kembar 4 yang dilahirkan Kristina (29) di Rumah Sakit Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang, meninggal dunia, Jumat (13/9). Sementara satu bayi lagi masih menjalani perawatan di RSMH Palembang.

Sebelumnya, dua bayi menghembuskan nafas terakhir setelah menjalani perawatan intensif di ruang neotanal intensive care unit (NICU) di rumah sakit itu pada Selasa (10/9) pukul 19.15 WIB dan 19.30 WIB. Kemudian di hari berikutnya, satu bayi lagi meninggal dunia.

Baca Juga

Dua Bayinya Meninggal, Begini Kata Ibu yang Melahirkan Bayi Kembar 4

Dua dari Bayi Kembar 4 di Palembang Meninggal

Kepala Instalasi Kebidanan RSMH Palembang, Rodiah, menjelaskan usai dilahirkan keempat bayi itu ditempatkan di ruang NICU dalam inkubator untuk menjaga kondisi kesehatannya. Tapi, menurut dia, karena kelahiran bayi tergolong prematur ekstrim membuat kondisi organ paru-parunya belum mengembang.

Bukan hanya itu, lanjut dia, asupan nutrisi belum bisa sesuai seperti bayi-bayi lain yang ukurannya normal. “Bayi yang meninggal ketiga, wafat pada Rabu (11/9) sekitar pukul 16.40 WIB,” ujar dia di Palembang.

Ia juga menambahkan, untuk saat ini masih ada bayi pertama berjenis kelamin perempuan yang masih menjalani perawatan di RSMH Palembang. Dia mengatakan, meski berat saat lahir rendah, tapi kondisi bayi stabil dan bisa minum 8×2 cc selama 24 jam.

“Walaupun bayi masih berada dalam inkubator, namun sentuhan dari sang ibu dapat menjadi dukungan terbaik bagi anaknya,” tambahnya.

Sementara itu, Kristina, menuturkan, bahwa dari keterangan dokter, penyebab meninggalnya sang buah hati yang bernama Anandito Stevanus Purwanto, sama dengan dua saudaranya yang lain, yakni kondisi paru-paru yang belum berkembang dengan baik.

“Anak saya yang ketiga sudah di bawa ke Pulau Rimau, Kanupaten Banyuasin. Dia (anak yang meniggal) sudah dimakamkan bersebelahan dengan kedua saudara kembarnya,” ucap istri Yohanes Aprilianus Mahendra (31).

Dia mengaku, sedih akan kenyataan yang harus dihadapinya. Kendati begitu, dia mengaku pasrah, dan percaya segala sesuatu yang terjadi sudah merupakan kehendak Tuhan. (RAP)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close