Nusantara

Sumsel dan Singapura Bahas Soal Investasi hingga Asap akibat Karhutla

 

Oleh: Rio AP

Wartamelayu.com, Palembang — Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru bersama Menteri Perdagangan dan Industri dan Menteri Pendidikan Singapura, Mr. Chee Hong Tat serta rombongan membahas soal investasi dan kerja sama di bidang perdagangan dan pendidikan hingga soal asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

“Ya, pokonya tenang saja, saya jamin tidak ada lagi kiriman asap dari Sumsel ke Singapura. Saya tidak mau penerbangan di Changi terganggu oleh asap kami lagi,” ujar Herman Deru dihadapan Mr Chee Hong Tat di ruang rapat Bina Praja, Selasa (13/8).

Baca Juga

Sumsel Ekspor Santan Kelapa Senilai Miliaran Rupiah ke Cina dan Hong Kong

Sumsel Perkuat Kerja Sama dengan Rumania dan Moldova

Herman Deru menyebut, untuk Sumsel zero asap, ia mengaku ikut turun langsung bersama kepolisian dan TNI bahu-membahu memadamkan hotspot. Meskipun diakuinya tetap ada hotspot kecil di sejumlah lahan di wilayahnya yang sangat luas.

“Pastinya sebisa mungkin ini kita hindari karena Sumsel ini luas. Lahan gambut di Sumsel ini saja ada 1,4 juta hektare dan ini semua berpotensi,” kata dia.

Menurut dia, Sumsel adalah provinsi yang kaya sumber daya alam (SDA), sehingga dia yakin sekali banyak hal yang bisa dikerja samakan antara kedua belah pihak (Sumsel dan Singapura).

“Sumsel ini adalah salah satu provinsi di Indonesia yang kaya sekali. Kita sangat terbuka dengan kerja sama yang sifatnya regional baik di bidang investasi, pendidikan maupun tenaga kerja. Semuanya bisa kita pertajam dalam pertemuan ini,” ucapnya.

Bukan itu saja, dia pun memaparkan bahwa Sumsel memiliki banyak bidang yang berpotensi dikerja samakan, seperti perkebunan, pertanian, dan juga energi seperti batubara dan gas.

“Kita banyak hasil komoditi yang tak kalah menarik. Saya harap setelah kehadiran Mr Chee, instansi terkait aktif melakukan follow up,” katanya.

Sementara itu, Senior Menteri Perdagangan dan Industri dan Menteri Pendidikan Singapura, Mr. Chee Hong Tat, mengatakan Singapura memang punya hubungan yang spesial karena salah satu founding father mereka berasal dari Kota Palembang. Sehingga dia yakin Palembang-Singapura bisa meningkatkan kerja sama.

“Ini Kunker pertama dalam rangka melihat situasi dan upaya meningkatkan kerja sama Sumsel dengan Singapura,” ujar Mr Chee.

“Apalagi jarak kita (Singapura dan Sumsel) yang sangat dekat akan memudahkan komunikasi keduanya, termasuk bila kami berkeinginan bekerja sama menanamkan investasinya di Sumatera Selatan,” ujar dia lagi. (RAP)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close