NasionalNews

Taufik Kurniawan Dituntut 8 Tahun Penjara

Oleh: H. Mohammad

Wartamelayu.com, Semarang – Dalam sidang Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (24/6) siang, mantan wakil ketua DPR, Taufik Kurniawan, dituntut penjara 8 tahun dan pencabutan hak politik terkait kasus dugaan suap.

Menurut jaksa penuntut, Joko Hermawan, Taufik menerima fee atas pengurusan dana alokasi khusus (DAK) untuk Kabupaten Kebumen dan Purbalingga, Jawa Tengah. Taufik dinilai melanggar Pasal 12 huruf a Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dalam Undang-undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sebelumnya, Jaksa penuntut umum menyebut adanya dugaan tindak pidana suap atas pengurusan dana alokasi khusus untuk KabupatenKebumen dan Purbalingga yang bersumber dari perubahan APBN 2017 yang diterima Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan melibatkan Ketua DPW PAN Jawa Tengah, Wahyu Kristianto.

“Ada kerja sama yang erat antara terdakwa bersama Wahyu Kristianto. Terdakwa sebagai penerima suap, turut serta besama Wahyu Kristianto,” kata Joko Hermawan dalam sidang yang dipimpin Hakim Ketua Antonius Widjantono itu.

Menurut Joko, Wahyu Kristianto, berperan dalam pengajuan tambahan DAK yang diajukan pada Bupati Purbalingga Tasdi. Wahyu menerima “fee” atas pengurusan DAK dari Bupati Tasdi sebesar Rp1,2 miliar yang selanjutnya diteruskan ke terdakwa Taufik Kurniawan. Uang sebesar Rp 1,2 miliar, sebesar Rp600 juta dibawa Wahyu, sedangkan sisanya diserahkan kepada staf terdakwa Haris Fikri.

Atas tuntutan tersebut, Taufik akan mencari keadilan sampai di akhirat. “Saya akan mencari keadilan sampai ke Akhirat. Hanya kepada tuhan kita bisa berharap,” kata Taufik. (RAP/HMJ/INI-Network)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close