Tekno

Telegram Perkenalkan Fitur Pembatasan Percakapan Grup

Oleh: Suandri Ansah

Wartamelayu.com, Jakarta – Aplikasi perpesanan instan, Telegram memperkenalkan fitur baru yang memberi kuasa admin grup mengontrol percakapan. Fitur bernama “Slow Mode” ini memungkinkan administrator grup menentukan seberapa sering anggota dapat mengirim pesan dalam sebuah percakapan.

Admin grup bisa membatasi waktu pengiriman pesan seorang anggota. Jika fitur ini diaktifkan, anggota grup percakapan yang telah mengirim teks harus menunggu antara 30 detik hingga satu jam sebelum mereka dapat mengatakan sesuatu lagi di grup itu.

Mengutip Tech Crunch, platform olahpesan yang diunduh lebih dari 200 juta orang itu, mengatakan fitur baru bertujuan membuat percakapan dalam grup “lebih tertib” dan meningkatkan “nilai setiap pesan individu.”

“Disarankan admin untuk “menjaga” [fitur] aktif secara permanen, atau beralih sesuai kebutuhan untuk membatasi lalu lintas jam sibuk,” dikutip Ahad (11/8)

Platform teknologi termasuk WhatsApp bergulat dengan berisi penyebaran informasi hoaks pada layanan perpesanan mereka. Meskipun Telegram sebagian besar kebal terhadap kontroversi semacam itu, Telegram memiliki masalah yang adil.

WhatsApp telah menerapkan batasan pada seberapa sering pengguna dapat meneruskan pesan teks dan menggunakan teknik pembelajaran mesin untuk menyingkirkan pengguna yang curang selama prosedur pendaftaran itu sendiri.

Shivnath Thukral, Direktur Kebijakan Publik untuk Facebook di India dan Asia Selatan, mengatakan pada konferensi bulan ini bahwa viralitas konten telah turun 25% hingga 30% di WhatsApp sejak platform perpesanan memberlakukan batasan.

Telegram tidak memasarkan “Slow Mode” sebagai cara untuk mengatasi penyebaran informasi palsu. Sebaliknya, ia mengatakan fitur tersebut akan memberi pengguna lebih banyak “ketenangan pikiran.” (Rap/*/Dry/INI Network)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close