Nusantara

Terlibat Narkoba dan Desersi, Empat Anggota Polrestabes Medan Dipecat

Oleh: Daniel P

Wartamelayu.com, MedanEmpat personel polisi yang bertugas di Polrestabes Medan dipecat,. Keempatnya diberhentikan dari Kepolisian karena meninggalkan kesatuan (desersi) dan terlibat kasus narkoba.

Pemecatan terhadap empat polisi pelanggar hukum ini dilakukan langsung oleh Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto, melalui upacara Pemecatan dengan Tidak Hormat di Lapangan Mapolrestabes Medan, Rabu (28/8).

Dadang mengungkapkan, empat polisi yang di-PDTH karena meninggalkan tugas tanpa alasan yang jelas dan juga karena terlibat narkoba. Keempat personil Polri tersebut selama ini bertugas di jajaran Polrestabes Medan yakni Bripda Josua Sitepu, Aiptu Antonius Sitepu, Aiptu Feri Mulia Sinurat, Aipda Lut Jonson.

Tiga dari mereka dipecat gara-gara desersi, sementara satu lainnya karena terlibat narkoba.  “Sedangkan seorang karena terkena narkoba dan sekarang yang bersangkutan juga menjalani proses pidana,” ungkap Dadang.

Dadang menjelaskan, jajaran kepolisian saat ini sangat bersungguh-sungguh dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Salah satu upayanya adalah dengan pembenahan internal dari berbagai persoalan terutama keterlibatan anggota dengan narkoba.

“Bagi mereka yang terkena narkoba tidak ada alasan. Langsung dipecat. Karena itu akan mengganggu pekerjaan dan menimbulkan permasalahan,” jelasnya.

“Jadi, jangan coba-coba anggota polisi bermain narkoba. tindakan tegas akan kita lakukan,” tegas Dadang.

Dadang mengungkapkan, pemecatan dengan tidak hormat sebagai bentuk tindak tegas institusi terhadap personil yang terbukti melakukan pelanggaran hukum. Kejadian ini dapat menjadi pelajaran bagi seluruh personel Polrestabes Medan.

Dalam upacara tersebut juga dilaksanakan pemberian penghargaan kepada personel yang berprestasi. Prestasi mereka yakni pengungkapan berbagai kasus yang mencolok seputar aksi kejahatan dengan kekerasan yang marak terjadi. Kapolres menegaskan penghargaan terhadap personel yang bersungguh-sungguh dalam bekerja menjadi salah satu fokus kebijakan mereka, mengingat kesungguhan mereka dalam bekerja terbukti memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Dengan kerja keras dan kesungguhan mereka tersebut belakangan ini angka kejahatan khususnya kejahatan-kejahatan jalanan berhasil kita tekan. Kita akan terus meningkatkan kinerja untuk itu,” pungkasnya. (Rap/Far/PS/INI Network)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close