NewsNusantara

THR Dibayar Setelah Lebaran, ASN di Palembang Gigit Jari

 

Oleh: Rio AP

Wartamelayu.com, Palembang — Tunjangan Hari Raya (THR) para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Palembang diprediksi Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Palembang baru bisa dibayarkan setelah lebaran. Kondisi tersebut tampaknya membuat ASN di Palembang siap-siap gigit jari.

Kepala BPKAD Kota Palembang, Hoyin Rizmu mengatakan jika sesuai ketentuan, rasanya sulit untuk merealisasikan pemberian THR bagi ASN bisa dilaksanakan sebelum hari raya. Sementara untuk gaji ke-13 bisa diberikan di bulan Juli sebelum tahun ajaran baru sekolah.

“PP tersebut baru ditandatangani 6 Mei 2019, sedangkan cuti hari raya Idul Fitri tidak lama lagi. Proses untuk menjadikan Perda seperti yang diatur dalam Pasal 10 ayat 2 yang terdapat dalam PP 35 dan 36 membutuhkan waktu tidak sebentar,” ujar dia di Palembang, Senin (13/5).

Meski begitu, dia berharap, ada kebijakan terkait teknis pemberian THR. Pasalnya, untuk menjadikan Perda dalam mengatur pemberian tunjangan tersebut, cukup memakan waktu panjang. Hal itu juga dapat dipastikan akan mendapat keluhan seluruh daerah di Indonesia.

Sebab, kata dia, memang harus menggunakan Perda, maka gaji ke-13 dan THR baru dapat diberikan usai lebaran Idul Fitri. Karena pemerintah daerah harus menyusun naskah inisiatif, naskah akademik dan naskah rancangan peraturan daerah atau legal draft. Kemudian harus mendapatkan persetujuan dan pembahasan di DPRD.

“Kami berharap ada kebijakan pusat. Seperti cukup dengan peraturan walikota atau peraturan kepala daerah. Karena, jika tetap dipaksanakan dengan Perda, maka dipastikan seluruh ASN di lingkungan Pemkot tidak akan menerima THR pada H-7 lebaran, bisa jadi sesudah lebaran,” kata dia.

Untuk diketahui, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 35 Tahun 2019 tentang Perubahan Ketiga Atas PP Nomor 19 Tahun 2016 tentang Pemberian Gaji, Pensiun, atau Tunjangan Ketiga Belas Kepada PNS, Prajurit TNI, Anggota Polri, Pejabat Negara, dan Penerima Pensiun atau Tunjangan, resmi dikeluarkan.

Tak hanya itu, Presiden RI, Joko Widodo juga telah menandatangani PP Nomor 36 Tahun 2019 tentang Pemberian tunjangan hari raya kepada ASN, Prajurit TNI, Anggota Polri, Pejabat Negara, dan Penerima Pensiun atau Tunjangan.

Dalam PP tersebut, diatur dalam tentang tara cara pemberian gaji ke-13 maupun THR bagi ASN, Prajurit TNI, Anggota POLRI, Pejabat Negara, dan Penerima pensiun atau tunjangan sekaligus sebagai penerima pensiun janda/duda atau penerima tunjangan janda/duda.

Pasalnya, dalam ketentuan lebih lanjut mengenai teknis pemberian gaji, pensiun, atau tunjangan ketiga belas termasuk THR yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah diatur dengan Peraturan Daerah (Perda). (RAP)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close