Nusantara

Tiga Hari Berturut-turut, Karhutla di Sumsel Hanguskan 27,5 Hektare Lahan

 

Oleh: Rio AP

Wartamelayu.com, Palembang — Tiga hari berturut-turut, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Sumatera Selatan menghanguskan kurang lebih 27,5 hektare lahan. Keseluruhan kebakaran puluhan hektare lahan ini terjadi di enam desa di wilayah Sumsel.

Data yang diperoleh dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumsel, kurang lebih 20 hektare lahan gambut di Desa Prambatan, Kecamatan Abab, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dan sekitar 2,5 hektare di dua desa di Ogan Ilir yakni Desa Suak Batok, Kecamatan Indralaya Utara dan Desa Muara Baru, Kecamatan Pemulutan terbakar pada Ahad (14/7).

Kemudian Senin (15/7), kebakaran lahan di Desa Tempirai Selatan, Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten PALI menghanguskan kurang lebih 2 heltare dan 0,5 hektare terbakar di Desa Tanjung Baru, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir.

Sementara hari ini (16/7), kebakaran lahan terjadi di Desa Meranjat III/Tanjung Dayang Selatan, Kecamatan Indralaya Selatan, Kabupaten Ogan Ilir. Di lokasi ini seluas 2,5 hektare lahan terbakar.

Baca Juga

Kebakaran Lahan Gambut di Sumsel Makin Meluas

Kebakaran Lahan Gambut Melanda Dua Desa di Sumsel

“Selama tiga hari berturut-turut sejak Minggu kemarin kurang lebih 27,5 hektare lahan terbakar,” ujar Kabid Penanganan Kedaruratan BPBD Provinsi Sumsel, Ansori di Palembang.

Untuk kebakaran terbaru tadi, kata dia, sekitar 2,5 hektare lahan tersebut milik warga. Kejadiannya bermula saat Satgas BPBD Ogan Ilir tengah patroli di daerah rawan karhutla di Kecamatan Indralaya Selatan hingga akhirnya menemukan titik api yang cukup besar di Desa Meranjat III dan Tanjung Dayang Selatan.

Mengetahui hal itu, lanjut dia, BPBD Ogan Ilir menindaklanjuti dengan menerjunkan 1 regu pemadam dengan satu unit mobil tanki dan dua mesin pemompa air untuk melaksanakan pemadaman di titik lokasi di dukung oleh babinsa serta masyarakat dalam pemadaman darat.

“Ketika melakukan pemadaman api pun, petugas gabungan menemukan kendala dikarenakan karakter lahan berupa lahan bergambut tipis yang sulit dipadamkan serta titik api yang jauh dari sumber air,” ucap dia.

“Tadi di wilayah Musi Banyuasin ada juga kebakaran lahan tepatnya di Kelurahan Kayuare, Kecamatan Sekayu (Perumahan VBS) 50×50 meter. Namun, berdasarkan informasi warga setempat, lahan itu tengah dilakukan pembersihan dan memang sengaja dibakar,” tuturnya. (RAP)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close