Ekonomi

Tiongkok, Malaysia, dan Amerika Jadi Negara Tujuan Ekspor Terbesar Sumsel

 

Oleh: Rio AP

Wartamelayu.com, Palembang — Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Selatan mencatat bahwa Tiongkok, Malaysia, dan Amerika Serikat masih menjadi negara tujuan ekspor Sumatera Selatan yang terbesar sepanjang Januari-Juli 2019.

“Ketiga negara itu (Tiongkok, Malaysia, dan Amerika Serikat) masih menjadi negara tujuan utama ekspor Sumatera Selatan terbesar pada periode Januari sampai Juli 2019,” ujar Kepala BPS Provinsi Sumsel, Endang Sri Wahyuningsih di Palembang, Jumat (6/9).

Baca Juga

Resesi Ekonomi Turki Dinilai Hambat Ekspor RI

Sumsel Ekspor Santan Kelapa Senilai Miliaran Rupiah ke Cina dan Hong Kong

Dia menyebut, masing-masing ekspor ke negara tersebut Tiongkok mencapai US$ 813,75 juta, Malaysia sebesar US$ 237,38 juta, dan US$ 219,19 juta ke Amerika Serikat. Dengan peranan ketiga itu mencapai 52,22 persen dari total ekspor periode Januari – Juli 2019.

Selanjutnya, kata dia, untuk ekspor ke negara-negara di ASEAN pada Januari – Juli 2019 mencapai US$ 508,92 juta atau mengalami penurunan sebesar US$ 37,40 juta dibanding periode yang sama pada tahun 2018 lalu.

“Begitu juga, ekspor ke negara di Uni Eropa mencapai US$ 201,10 juta, mengalami penurunan sebesar US$ 14,769 juta jika dibanding periode yang sama pada tahun 2018,” kata dia.

Dia menyampaikan, untuk nilai ekspor Sumatera Selatan pada Juli 2019 memang mengalami kenaikan sebesar 44,22 persen dibanding nilai ekspor pada Juni 2019. Sementara bila dibanding dengan periode yang sama pada tahun 2018 (Januari – Juli 2018), ekspor Sumatera Selatan mengalami penurunan sebesar 5,14 persen.

“Naiknya nilai ekspor Sumatera Selatan pada Juli tahun ini dibanding Juni 2019 sebesar 44,22 persen karena naiknya nilai ekspor nonmigas sebesar 43,92 persen, yakni dari US$ 282,27 juta menjadi US$ 406,23 juta, dan nilai ekspor migas yang naik sebesar 48,34 persen dari US$ 20,50 juta menjadi US$ 30,42 juta,” jelas dia.

Ia juga menambahkan, nilai ekspor nonmigas Sumatera Selatan pada periode Januari – Juli 2019 didominasi oleh komoditas karet sebesar US$ 821,26 juta, disusul oleh bubur kayu atau pulp yang mencapai nilai sebesar US$ 796,02 juta, dan batu bara sebesar US$ 414,47 juta.

“Kenaikan ini terjadi pada 7 negara tujuan utama Ekspor yakni Tiongkok, Malaysia, Amerika Serikat, Jepang, Korea Selatan, India, dan Jerman. Sementara itu tiga negara tujuan utama lainnya, yaitu Filipina, Vietnam, dan Latvia mengalami penurunan nilai ekspor,” tuturnya. (RAP)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close