Ekonomi

Upah Minimum Provinsi Naik 8,51 Persen di 2020

Oleh: Annisa Fadhilah

Wartamelayu.com, Jakarta – Mulai tahun 2020 dipastikan terjadi kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP), sebesar 8,51% di seluruh Indonesia. Menteri Ketenagakerjaan sudah kirimkan data-data besaran kenaikan upah kepada para gubernur, untuk diputuskan di masing-masing provinsi.

Keputusan tersebut juga ada dalam Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor B-m/308/HI.01.00/X/2019. Gubernur diharuskan mengumumkan besaran UMP 2020, antara tanggal 1 November 2019.

“Kenaikan UMP itu pasti terjadi. Kenaikannya ditentukan oleh angka inflasi dan angka pertumbuhan ekonomi,” ujar Menteri Ketenagakerjaan, Muhammad Hanif Dhakiri, di Jakarta, pada (18/10).

Hanif menambahkan, apabila ada perusahaan yang tidak membayar sesuai dengan UMP akan diberikan sanksi. Biasanya sanksi yang diberikan adalah sanksi administrasi dan sanksi pemberhentian usaha.

“Sebenarnya, kita juga memberikan kebijakan penangguhan bagi perusahaan yang tak mampu bayarkan upah pekerja sesuai UMP. Caranya, perusahaan harus membuat surat penangguhan ke Kementerian Ketenagakerjaan,” tambah Hanif. (Rap/*/Dry/INI Network)
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close